Cerita Jahe Merah Latansa

Tahun 2001 menjadi sejarah awal bagaimana kita belajar mandiri dan tetap berprestasi.

Karena bagian dari amanah alm bapak sebelum beliau meninggal agar Kami semua kesembilan putra/i beliau untuk tetap dan harus sekolah apapun yang terjadi, Sudah kita fahami bahwa syarat menuntut ilmu ada enam, yaitu : kecerdasan, kemauan / rakus dengan ilmu, sabar, biaya / pengorbanan materi, bergaul dengan guru, waktu yang panjang.

Dari kesekian syarat menuntut ilmu yang paling minim kita miliki yaitu biaya, maka Mama satu – satunya orang tua kami yang bersikeras untuk mengemban amanat almarhum Bapak dalam menyekolahkan kami sekuat yang beliau bisa.

Maka mulailah kami merintis usaha yang kami beri nama JAHE MERAH LATANSA,
Bermula kami tawarkan ditempat – tempat keramaian yang biasa kami datangi yaitu Pengajian Selasa Muslimah di Masjid Istiqomah Pertamina Balikpapan yang terkenal sejagat Kaltim itu, dan juga kami titipkan di toko atau keperorangan yang berminat menjadi resseler.

Delapan belas tahun berjalan ternyata Jahe Merah Latansa menjadi favorit dikalangan pelanggannya disekitar Kalimantan Timur yaitu Tenggarong, Balikpapan, Penajam, Samarinda, Bontang.

Juga rasanya yang khas serta manfaat yang luar biasa ini terkadang Jahe Merah Latansa harus pergi keluar pulau misal Surabaya, Malang, Jakarta.

Kapan waktu juga dia pergi keluar negeri semisal Yaman Dan Madinah, itu karena adik kami belajar disana Dan tetap ingin ditemani Jahe Merah racikan rumah yang siap seduh apalagi macam di Madinah yang lagi musim dingin.

Itu artinya dengan segelas Jahe Merah Latansa, cukup menyehatkan badanmu dan meringankan beban biaya pendidikan kami kala itu.

Alhamdulillah…sekalipun tugas Mama menyekolahkan anak- anak nya Hampir selesai tapi usaha ini tetap berjalan karena mama masih punya keinginan yang tertunda, iya bisa dikatakan tertunda karena saat bapak ibadah haji qodarullah Mama belum bisa berangkat karena kondisi hamil dan menjelang melahirkan.

Dan sekalipun produksi Jahe Merah Latansa jarang bertahan lama ditempat produksi nya lantaran segera pergi menuju tempat dimana dia ditunggu reseller, apotik, toko herbal, rumah sehat, pusat Oleh – Oleh balikpapan, depot jamu Dan beberapa mini market. Tetap jahe Merah Latansa juga mengunjungi kamu yang baru mulai belajar jadi resseler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *